Pulang Kampung

Setelah selama dua minggu berkecimpung kembali di dunia persilatan M<S<E, saya pulang kembali ke kampung halaman saya di Mojokerto.

Sempat lupa bahwa profesor dan para researcher adalah makhluk terhormat yang harus diajak berkata-kata dengan bahasa tingkat tinggi dan tidak boleh diajak berbicara seperti ini:

A: Hey you, can change my place or not? Not convenient leh….

atau

A: You ah…talk sana-sini, headache…headache…come straight to the point lah, what do you want actually??

Yang masih post power syndrom setelah jadi “mandor” selama sembilan bulan ditambah megalomania

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s